12/06/2010

ku titipkan rasa ini


Bukan maksud Aku memperjelas salah ku
Atau membenarkan perasaan yang ada di hatiku
Maaf bila ini menggangu kepercayaan mu
Tapi ini adalah hal yang ku yakini atas dirimu

Rasa ini …
Rasa yang terus membelit isi sanubariku
Dan menikam lembaran jiwa ku
Sungguh rasa yang tak bisa aku bungkam
Walau hati ini ku keluarkan dari jasad ku

Rasa ini adalah anugrah sekaigus musibah buat ku
Aku menyayangimu seperti kepada diriku sendiri
Aku pun mencitaimu seperti majnun mencintai layla
Atau romoe memuja Juliet

Ku titipkan ini bukan untuk membuat mu kecewa terus merana
Tapi ingin rasa ini tak pernah mati untuk mu
Tak ingin rasa ini hilang beriringan dengan kepergiaan ku
Atau terlupa ketika engkau bangun di kala memulai hari

Aku sungguh mencintaimu
Meski engkau tak pernah inginkan itu
Aku tau rasa ini laknat juga khianat
Tapi apakah aku salah, tapi apakah salah
Mencintai mu bukan seperti perjanjian yang kita buat

Maaf aku telah tersesat di dalam perasaan ini
Aku sudah tengelam dalam palung cinta kepadamu
Tak bisa ku temukan pintu keluar dari ini semua
Aku semakin jauh dari yang engkau harapkan

Maaf …itulah kata yang hanya mampu ku ucapkan
Ku tau tak mungkin kata maaf membalikan semua
Seperti dulu, tanpa salah juga menyalahkan
Maaf …maaf … semoga tuhan memberi jalan yang baik diantara yang terbaik

ku titipkan rasa ini

ikhlas yang ku paksakan


Dalam deras nya aliran cinta ini
Ku coba meredam, menutup , menyumbat aliran nya
Meski jujur hancur , luluh hati ini ….
Sakit….kecewa juga merana..
Tetap akan ku cuba
Semua ini demi sebentuk senyum bahagia di bibir mu
Gairah ceria di aura kehidupan mu..
Ku korban rasa ku
Sayang ku
Harap ku
Yang selalu ku rajut di kala pagi menyambut
Dan di kala rindu akan diri mu menggoda
Biar…biar…biar semua hanya sebatas kenangan
Yang akan menghantui ku di waktu aku terbangun juga bermimpi..
Ku tau ku takan mampu meruntuhkan karang cinta ku
Meluluhkan tembok kasih ku…
ku coba ikhlas kan dirimu pergi dari sisi ku
ku biarkan engkau berlari menepi , mendekati raganya
menanti ucapan sayang nya..
ku hanya bisa terdiam..
menatap mu jauh…dan semakin jauh..menari dan menari d menyatu dengannya
ku harus ihklaskan mu…walau pun keterpaksaan membututi

12/03/2010

rasa datang rasa pergi


Rasa datang rasa pergi
Rasa datang aku senang
Membuncahkan jiwa, melambungkan hati
Engkau engan, engkau tak meneriama
Rasa pergi, engkau balik memangil
Lirih suara, goyah langkah kaki mu
Engakau berbalik suka, tapi aku udah mati rasa,
Engkau meminta kembali, aku tak bisa, karena aku telah mati dalam rasa

Malaikat pengusik hatiku


Ia datang bagai angin tak terduga tapi terasa
Menelusuk menikam hati sanubari terdalam ku
Memeluk erat jiwa dengan penuh harapan
Membutakan seluruh indra ku
Ku sangat membutuhkan sayap cinta mu..
Walau ku tau itu bukan untuk ku
Kau terbangkan luka-luka hati ku
Kau anugrahkan wahyu sayang mu
Dalam samar-samar seruaan tuhan yang hanya mampu ku dengar
Malaikat ku…
Malaikat pengusik hati ku
Aku membutuhkan mu
Membutuhkan cinta mu
Membutuhkan sayang mu
Ceria, senyum, juga tawa mu..
Yang menjadi candu bagi hidup ku
Tak apa ku menjadi pencandu cintamu..
Ijinkan aku terbang bersama mu
perkenan aku ikut pergi dengan mu
terimalah aku sebagai tamu di surga hati mu
sebagai raja..juga kekasih mu…
jangan lah kau tinggalkan aku
terbang pergi dari hatiku
setelah apa yang kau lakukan dengan hidup ku
setelah kau mengusik hati ku
menebarkan aroma asmara mu
malaikat ku tinggal lah bersama ku
di bumi fana ini dan jadilah pengisi kefaanaan ku