Showing posts with label Puisi Arti Hidup. Show all posts
Showing posts with label Puisi Arti Hidup. Show all posts

4/09/2010

Di suatu sore

Ditengah panas dan duka,
Duduk sendiri menjauhi keramian yang tak berarti ,
Melamuni diri, menyesali arti dari langkah –langkah yang terlalui
Dalam sajian pemandangan deretan keangkuhan di kepungan kekumuhan
Inilah kota yang aku impikan tatkala aku tersandra harap semata
Kota yang kami tuju..
Kota tempat melabuhkan beban cita-cita dan indah nya impian
Beragam doa dan ritual di sajian hanya untuk sekedar mengecap kota ini
Semuanya tak berarti teman, jauh dari impaian yang telah aku gambarkan di hati bunda ku
Memang inilah hidup teman, dan 22 tahun sudah aku habiskan masa ku..
Namun dari itu semua tak sempat dan mungkin tak akan aku dapatkan jawaban dari arti semua…tentang hidup

3/25/2010

Bertanya.......

Dalam kehampaan yang terus membututi kepada hati yang pilu
Bertanya sang hati dengan satu kesadaran yang tak pasti
Ia sangat lelah juga lemah …
Dengan nada suara yang tak jelas , parau juga samar..
Apa arti hidup …dia berbicara sendiri seakan tak ada teman
Dia terus bergumam …suara nya semakin jelas kurasa
Apa arti hidup ini… berulang kali ia berkata itu…
Seperti ia tak puas tak ada yang menjawab..
Apa arti hidup yang kita jalankan…
Apa harus terus seperti ini….
Nada nya semakin lantang …. Dan semakin keras seakan ingin berteriak
Apakah hidup yang kita jalankan harus seperti ini adanya..
Apakah hidup yang kita jalankan harus seperti ini adanya…
Ia mulai lemah.. perlahan suaranya melemah, kembali parau dan samar
Namun kurasa hati ku…. Menangis…dalam kesamaran ku rasa ia menangis
Ia terluka …. Dia bersedih… dan kecawa…
Namun aku hanya bisa berdiam dengan suasana seperti ini…
Ku tau hati ku telah lelah, ia ingin menyerah dengan hidup yang ku jalankan
Ku tau ku harus berubah… merubah hidup dan cara hidup ku
Sebelum hati ku kembali bertanya
Sebelum hatiku kembali bertanya dan aku tak mampu mejawab kembali
Sebelum hati ku kembali kecewa ,dan ia enggan untuk bangkit
Sebelum semua bertanya …
Sebelum semua bertanya dan aku tak mampu menjawab
Sebelum pertanyaan datang dan aku tak bisa melontarkan jawaban
Sebelum pertanyaan bukan saja dari hati ku..
Juga jiwa , serta raga…
Sebelum pertanyaan datang dari pemilik pertanyaan dan jawaban
Sebelum ia bertanya tentang hidup..
Tentang usia yang selalu ku gadai
Tentang usia yang tak kupakai untuk memuja dna memuji nya
Tentang napas , tentang nikmat..tentang karunia
Tentang semua yang telah di anugrahkan
Sebelum itu terjadi..
Sebelum semua terlambat dan sebelum aku hanya diam sambil menunggu eksekusi
Sebelum semua terjadi … sebelum ….sebelum..sebelum semuannya nyata
Aku harus berubah dan aku mampu menjawab semua..

3/21/2010

Tersadar

Hembusan angin buat ku melamun
Terbangakan lembaran kesadaran akan dunia
Lelah sudah aku berjalan menyusuri jalan kehidupan
Tak pernah aku dapatkan sebutir kebahagian di tarikan nafas ini

Semuanya berlalu begitu saja tanpa membekas
Teriakan dan makian hanya ritual kecewa semata tanpa sempat bermakna
Terlambat sudah aku memutar haluan untuk mengejar impian
Setelah butiran air mata ku keluarkan dari ayah bunda

Maafkan aku bila tak pernah aku suguhkan kebahagian
Tak sempat aku bawa kalian memandang kebanggaan
Malu aku menjadi contoh yang kalian bicarakan
Bila kenyataan tak seindah untaian doa kalian

Hidup ku..
Hidup malang ku ,yang ku sia –sia kan selalu
Ku pakai hanya mengejar ucapan cinta dari mu
yang tak pernah sekali pun terdengar oleh telinga ku

aku tersesat sungguh
tak mampu lagi aku bisa kembali
menjadi seperti yang dulu,sebelum kenal dengan mu
sungguh itu yang aku rindukan

maaf kan aku bunda
ianzholic